display litra

Saka Kalpataru Lengkap

Pengertian

Saka Kalpataru merupakan satuan Karya Pramuka tempat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, kecakapan, dan kepemimpinan

Pramuka Penegak dan Pandega serta sebagai wadah untuk menanamkan kepedulian dan rasa tanggung jawab dalam mengelola, menjaga, dan mempertahankan serta melestarikan lingkungan untuk keberlanjutan generasi sekarang dan mendatang.
Saka Kalpataru Lengkap
Lambang Saka kalpataru

Sejarah dan Kegiatan Saka Kalpataru 

Saka Kalpataru adalah salah satu Satuan Karya Pramuka di Gerakan Pramuka yang khusus bergerak dalam bidang cinta lingkungan hidup. Saka yang dibentuk atas kerjasama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kementerian Lingkungan Hidup ini menekankan pada isu lingkungan, pengelolaan sampah, perubahan iklim dan konservasi keanekaragaman hayati. Tujuan akhir Saka Kalpataru adalah membentuk generasi muda yang ramah pada lingkungan hidup.

Sejarah Saka Kalpataru 

Saka Kalpataru dibentuk atas kerja sama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Kerja sama ini disahkan dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Kupang Nusa Tenggara Timur melalui Surat Keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka nomor: 13/Munas/2013 pada tanggal 5 Desember 2013.

Kalpataru sendiri diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti pohon kehidupan (kalpawreksa). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kalpataru mempunyai arti, yang salah satunya, pohon lambang kehidupan yang menggambarkan pengharapan; pohon penghidupan. Sebelumnya, kalpataru, telah digunakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai nama penghargaan kepada orang dan kelompok yang berjasa dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia.

Satuan Karya Pramuka Kalpataru merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama antara Kementerian Lingkungan Hidup dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang ditanda tangani pada tanggal 20 November 2011. Kesepakatan itu menjadi implementasi dari Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-undang nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, serta Undang-undang nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Setelah pada tahun 2012 di uji cobakan pada beberapa wilayah, akhirnya Gerakan Pramuka menetapkan saka peduli lingkungan hidup ini sebagai Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional. Keputusan tersebut ditetapkan dalam forum tertinggi di Gerakan Pramuka, Musyawarah

Nasional, Kupang, NTT melalui SK Munas Gerakan Pramuka No: 15/Munas/2013 pada tanggal 5 Desember 2013. Dengan Saka Kalpataru ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang ramah lingkungan.

Anggota Saka Kalpataru 

Anggota Saka Kalpataru adalah pramuka golongan Penegak dan Pandega (usia 16-25 tahun) yang menyatakan diri secara suka rela untuk bergabung dalam Saka Kalpataru.
Saka Kalpataru Lengkap

Krida dan SKK Saka Kalpataru 

Pembentukan Saka Kalpataru bertujuan untuk memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan khususnya yang berkaitan dengan substansi Perlindungan dan

Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) yang menjadi bekal penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan Negara.

Krida dan SKK dalam Saka Kalpataru, yaitu sebagai berikut: 

1. Krida Perubahan Iklim dengan tiga SKK, yaitu
  • SKK Hemat Air
  • SKK Hemat Energi Listrik dan 
  • SKK Transportasi Hijau. 
2. Krida 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dengan tiga SKK, yaitu
  • SKK Komposting
  • SKK Daur Ulang dan 
  • SKK Bank Sampah. 
3. Krida Konservasi Keanekaragaman Hayati dengan tiga SKK, yaitu
  • SKK Pelestarian Sumber Daya Genetik
  • SKK Pelestarian Ekosistem dan 
  • SKK Jasa Lingkungan. 
Saka Kalpataru Lengkap

Dengan Saka Kalpataru ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang ramah lingkungan. Para anggota Saka Kalpataru yang merupakan pramuka golongan Penegak dan Pandega (usia 16-25 tahun) akan diberikan bekal pengetahuan dan keterampilan khusus terkait isu lingkungan, pengelolaan sampah, perubahan iklim dan konservasi keanekaragaman hayati. Tentunya di samping keterampilan dan pengetahuan tentang kepramukaan pada umumnya.

Lambang dan Arti Kiasan Saka Kalpataru 

Saka Kalpataru memiliki lambang dengan bentuk segi lima, dimana dalam bentuk segi lima tersebut terdapat gambar lingkaran alam semesta, batang dan cabang pohon, aka: pohon, dua buah tunas kelapa simetris (bertolak belakang), bintang segi lima di atas tunas kelapa dan tulisan Saka Kalpataru itu sendiri.
Saka Kalpataru Lengkap

Adapun kiasan dari lambang Saka Kalpataru adalah sebagai berikut : 

1. Pohon kehidupan Kalpataru menggambarkan kekayaan alam yang harus dijaga dan dilestarikan oleh manusia dengan baik. Adapun warna dasar emas bukan hanya melambangkan akar tanaman saja, tapi juga segala makhluk dan kekayaan yang tersimpan di bumi Nusantara. Warna dasar hijau zamrud melambangkan hutan, Hera dan fauna serta berbagai makhluk hidup yang berada di bumi Nusantara, Adapun garis lingkaran biru galaksi melambangkan bagian lain yang penting dalam kesatuan ekologis bumi ini.

2. Tunas kelapa dan bintang kuning melambangkan kegemilangan generasi muda yang tergabung dalam Saka Kalpataru yang giat mendukung perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang lebih baik untuk generasi saat ini maupun yang akan datang.

3. Warna dasar coklat melambangkan tanah yang subur berkat adanya upaya pengelolaan lingkungan hidup.

4. Warna dasar hijau menggambarkan pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

5. Segi lima melambangkan falsafah bangsa, yaitu Pancasila yang merupakan azas tunggal bagi Saka Kalpataru.

Dengan dibentuknya Saka Kalpataru, maka diharapkan dapat membentuk generasi muda yang ramah lingkungan. Menilik tujuan dan kegiatan dalam Saka Kalpataru, maka diharapkan Saka ini dapat menarik minat para pemuda Indonesia maupun dunia untuk lebih peduli pada alam dan lingkungan hidup.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Terimakasih

0 Response to "Saka Kalpataru Lengkap"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel