display litra

Saka Taruna Bumi Lengkap

Pengertian

Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi atau yang dikenal dengan istilah Saka Taruna Bumi merupakan sebuah wadah pembinaan bagi para Pramuka Penegak dan Pandega dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pertanian yang tentunya berguna bagi diri pribadi, keluarga, masyarakat dan lingkungan, bahkan dapat dikembangkan menjadi lapangan pekerjaan. Praktisnya, Saka Taruna bumi merupakan Satuan Karya yang menanamkan rasa cinta pertanian, yang tentunya sangat berhubungan erat dengan alam sekitar.
Saka Taruna Bumi Lengkap

Sejarah dan Kegiatan Saka Taruna Bumi 

Istilah Taruna bumi diambil dari dua kata, yakni “Taruna " atau “Teruna” yang berani pemuda atau anak muda, dan dari kata “Bumi ” yang mempunyai arti planet tempat manusia hidup, dunia, jagat, tanah ataupun permukaan dunia.

Makna dari kata “Bumi” disini adalah berbagai hal atau kegiatan yang berhubungan dengan bidang pertanian, termasuk bidang perkebunan, perikanan, peternakan, tanaman pangan, tanaman keras dan hortikultura. Taruna Bumi dapat dimaknai sebagai pemuda yang berminat dan aktif melaksanakan kegiatan di bidang pertanian.

Sejarah Saka Taruna Bumi 

Saka Taruna bumi sengaja dibentuk dengan tujuan utama untuk mewujudkan generasi muda yang cinta pertanian dengan menyediakan wadah pendidikan luar sekolah di bidang pertanian bagi Pramuka Penegak dan Pandega.

Satuan Karya Pramuka Taruna bumi dibentuk sejak tahun 1966 atas keputusan bersama antara Departemen Pertanian Republik Indonesia dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Terbentuknya Saka Taruna Bumi atas instruksi bersama Menteri Pertanian dan ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. lnst/17/II/ Mentan/66 No. 9 Tahun 1966, tentang Pembentukan Kompi Pramuka Taruna Bumi.

Instruksi bersama ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Kompi Pramuka Taruna Bumi melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 42/ KN/66 Tahun 1966, tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kompi-kompi Pramuka Taruna bumi. Seiring perkembangan gerakan kepramukaan di Indonesia yang juga dibarengi dengan munculnya Satuan Karya, maka Kompi Pramuka Taruna Bumi diubah menjadi Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi.

Penyelenggaraan Saka Taruna Bumi didasari Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 078 Tahun 1988 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi, yang kemudian diperbaharui dengan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 1 80 Tahun 2011 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi. Saka Taruna Bumi termasuk salah satu saka yang bersifat nasional.

Lambang dan Arti Kiasan Saka Taruna Bumi 

Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi memiliki lambang segi lima yang didalamnya terdapat gambar lambang departemen pertanian, lambang gerakan pramuka, seperti tulisan Saka Taruna Bumi itu sendiri dengan huruf kapital.
Saka Taruna Bumi Lengkap

Adapun kiasan yang tersirat pada lambang Saka Taruna Bumi memiliki arti sebagai berikut :

  1. Segi Lima melambangkan falsafah bangsa, yaitu Pancasila, yang juga sekaligus menjadi azas tunggal bagi Saka Taruna Bumi.
  2. Warna dasar hijau tua melambangkan pertanian secara luas yang subur dan menghasilkan.
  3. Tulisan setengah lingkaran melambangkan bahwa kegiatan para Taruna Bumi tidak mengenal akhir dalam meningkatkan hasil pembangunan khususnya di bidang pertanian. 
  4. Gambar lambang departemen Pertanian mencerminkan bahwa Saka Taruna Bumi menjadi asuhan Departemen Pertanian. 
  5. Tunas kelapa kuning melambangkan bahwa generasi muda memiliki pandangan luas dalam mendukung usaha pembangunan pertanian guna mewujudkan masa depan gemilang.
  6. Warna putih mencirikan air karena dalam kegiatan pertanian. air merupakan salah satu modal penting. sumber daya alam yang terjaga dan terpelihara merupakan pegangan kegiatan para Taruna Bumi dalam pelestarian lingkungan hidup.
  7. Warna hitam melambangkan tanah yang subur dan gembur, bahwa dalam kegiatan pembangunan pertanian yang berhasil, terdapat ketekunan, kecermatan, serta kecerdikan dari para Taruna bumi. 
Saka Taruna Bumi Lengkap

Anggota Saka Taruna Bumi 

Yang bisa menjadi anggota Saka Taruna Bumi, antara lain sebagai berikut :

  1. Pramuka Penegak, Pramuka Pandega dan Pramuka Penggalang yang sudah berumur lebih dari 14 (empat belas) tahun.
  2. Pamong Saka dan Instruktur.
  3. Pemuda calon anggota Gerakan Pramuka yang berumur 14-15 tahun. 

Untuk menjadi anggota Saka Taruna bumi, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, yaitu sebagai berikut:

1. Pramuka Penegak dan Pandega dan telah menyelesaikan SKU tingkat pertama di golongannya (SKU Bantam bagi Penegak atau SKU Pandega)

2. Calon Penegak dan Pandega dapat mengikuti kegiatan Saka dengan catatan dalam jangka waktu 6 bulan yang bersangkutan harus sudah dilantik sebagai Penegak Bantara atau Pandega.

3. Terdaftar sebagai anggota gugus depan di Kwartir Cabang.

4. Mendapat surat izin dari orang tua dan Pembina gugus depan.

5. Tidak sedang menjadi salah satu anggota Satuan Karya lain.

6. Untuk Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega membuat pertanyaan tertulis secara sukarela berkeinginan menjadi anggota Saka Taruna Bumi dengan persetujuan Pembina Gugus depannya masing-masing.

7. Untuk Pamong Saka dan Instruktur Tetap membuat pertanyaan tertulis secara sukarela berkeinginan dan bersedia menjadi Pamong Saka dan instruktur Tetap dengan persetujuan
Pimpinan Saka Taruna Bumi.

8. Pamong Saka dan Instruktur tetap dapat berasal dari Pembina Pramuka, Pegawai Pertanian
maupun tokoh masyarakat lainnya yang menaruh minat dan ada kaitannya dengan upaya pembinaan dan pengembangan Saka Taruna Bumi.

9. Instruktur tetap harus memiliki pengetahuan, keterampilan dan kecakapan serta sikap positif di bidang kepramukaan dan di bidang pertanian.

10. Generasi muda yang tergabung dalam kelompok-kelompok generasi Taruna Tani Nelayan atau kelompok-kelompok generasi muda lainnya di pedesaan yang berumur 14-25 tahun dapat menjadi anggota Saka Taruna Bumi setelah membuat pernyataan tertulis secara sukarela berkeinginan menjadi anggota Saka Taruna Bumi melalui pengurus kelompoknya dengan persetujuan Pimpinan Saka Taruna bumi ranting.

Anggota-anggota tersebut dihimpun di satuan-satuan Saka Taruna Bumi yang dibentuk di tingkat Kwartir Ranting atau Kwartir Cabang.

Saka Taruna Bumi putri dibina oleh Pamong Saka putri dan Saka Taruna bumi putra dibina oleh pamong saka Putra dibantu oleh instruktur tetap atau instruktur tak tetap.

Jumlah Pamong Saka di tiap Saka, baik putra maupun putri sebanyak satu sampai tiga orang yang dibantu satu atau lebih instruktur sesuai dengan kebutuhan.

Instruktur dapat terdiri dari instruktur tetap maupun instruktur tak tetap, yang berasal dari pembina Pramuka maupun pegawai Departemen Pertanian dan atau instansi lainya.

Pengurus saka disebut Dewan Saka, terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara yang berasal dari anggota saka yang bersangkutan.

Hak dan Kewajiban Saka Taruna Bumi 

Hak dan Kewajiban Anggota Saka Taruna Bumi 

Sebagai anggota Saka Taruna Bumi memiliki hak yang sama, yaitu hak suara, hak pilih, dan hak mengikuti semua kegiatan Saka Taruna Bumi. Sedangkan kewajiban anggota Saka Taruna Bumi, antara lain sebagai berikut: 

Saka Taruna Bumi Lengkap

1. Menjaga nama baik Gerakan Pramuka.
2. Mengikuti dengan rajin semua kegiatan Sakanya.
3. Menerapkan dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikapnya dalam kegiatan yang berguna bagi dirinya, Sakanya dan masyarakat.
4. Menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilannya di bidang pertanian kepada anggota Gerakan Pramuka di masing-masing gugus depannya dalam rangka membantu pencapaian syarat kecakapan Umum (SKU) dan syarat kecakapan khusus (SKK)
5. Membayar iuran dan mentaati segala peraturan Sakanya.
6. Membantu Pemerintah dalam kegiatan pembangunan pertanian.

Hak dan Kewajiban Pamong Saka Taruna bumi 

Sebagai pamong Saka mempunyai hak suara dan hak dipilih dalam pimpinan Saka Taruna bumi. Sedangkan kewajiban pamong saka, antara lain sebagai berikut:

1. Melaksanakan pembinaan dan pengembangan Saka Taruna Bumi dengan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan dan sistem Among secara berdayaguna dan tepat guna serta penuh bertanggung jawab.
2. Menjadi seorang kakak, pendamping serta pembangkit semangat dan daya kreasi bagi para anggota sakanya.
3. Meningkatkan secara terus menerus kemampuan para anggotanya dalam berorganisasi.
4.Mengembangkan terus metode pendekatan antarpribadi dalam sakanya sehingga satu sama lain mengenal kebutuhan, situasi dan kondisi anggota keluarganya.
5. Melaksanakan kerja sama sebaik baiknya dengan pimpinan saka Taruna Bumi Kwartir Ranting, Mabiran, Mabisa, Pamong Saka lainnya para instruktur Saka dan Mabigus tempat anggota Sakanya berasal.
6. Pamong saka bertanggungjawab kepada Kwartir Ranting.

Hak dan Kewajiban Instruktur Saka Taruna Bumi 

Instruktur Saka Taruna bumi mempunyai hak dipilih dalam Pimpinan Saka Taruna Bumi, sedangkan kewajiban instruktur Saka, antara lain sebagai berikut:

1. Membantu Pamong Saka Taruna Bumi yang bersangkutan di bidang keahlian masing-masing.

2. Melaksanakan kegiatan pendidikan dan latihan sesuai dengan program kerja Saka yang bersangkutan.

3. Mengusulkan kepada Pembina Pramuka di gugus depan tempat anggota Saka Taruna Bumi menjadi anggota Pramuka tersebut yang telah memenuhi SKK.
Saka Taruna Bumi Lengkap

Krida Saka Taruna Bumi

Setiap krida terdiri dari 5-10 anggota pramuka. Setiap krida mempelajari keterampilan. teknologi dan pengetahuan tertentu materi khusus dalam Saka Taruna bumi ini dikelompokkan dalam 5 (lima) krida, yaitu sebagai berikut :

1. Krida Tanaman Pangan, dengan 6 Syarat Kecakapan Khusus (SKK), yaitu sebagai berikut :

  • SKK Petani Padi 
  • SKK Petani Jagung 
  • SKK Petani Kacang Kedelai 
  • SKK Petani Kacang Tanah 
  • SKK Petani Ubi Kayu 
  • SKK Petani Ubi Jalar 


2. Krida Perkebunan, dengan Syarat Kecakapan Khusus (SKK), yaitu sebagai berikut :

  • SKK Petani Cengkeh 
  • SKK Petani Kelapa 
  • SKK Petani Karet 
  • SKK Petani Obat-obatan
  • SKK Petani Kopi 
  • SKK Petani Panili 
  • SKK Petani Coklat 
  • SKK Petani Lada 
  • SKK Petani Kapas 
  • SKK Petani Tembakau 
  • SKK Petani Tebu 


3. Krida Perikanan, dengan 9 Syarat Kecakapan Khusus (SKK), yaitu sebagai berikut :


  • SKK Budidaya Ikan Mas
  • SKK Budidaya Ikan Nila
  • SKK Budidaya Ikan Gurami
  • SKK Budidaya Ikan Lele 
  • SKK Budidaya Katak 
  • SKK Budidaya Belut 
  • SKK Budidaya Bandeng
  • SKK Budidaya Udang 
  • SKK Budidaya Ikan Hias 


4. Krida Peternakan, dengan 12 Syarat Kecakapan Khusus (SKK), yaitu sebagai berikut :

  • SKK Peternak Kerbau 
  • SKK Peternak Sapi 
  • SKK Peternak Kuda 
  • SKK Peternak Sapi Perah
  • SKK Peternak Kambing
  • SKK Peternak Babi 
  • SKK Peternak Kelinci 
  • SKK Peternak Puyuh 
  • SKK Peternak Ayam 
  • SKK Peternak Itik 
  • SKK Peternak Lebah 
  • SKK Peternak Merpati 


5. Krida Hortikultura, dengan 32 Syarat Kecakapan Khusus (SKK), yaitu sebagai berikut :

  • SKK Petani Rambutan
  • SKK Petani Pisang
  • SKK Petani Mangga 
  • SKK Petani Durian 
  • SKK Petani Semangka 
  • SKK Petani Nanas 
  • SKK Petani Apel 
  • SKK Petani Salak 
  • SKK Petani Pepaya 
  • SKK Petani Jeruk 
  • SKK Petani Anggur 
  • SKK Petani Jambu 
  • SKK Petani Duku 
  • SKK Petani Alpukat 
  • SKK Petani Tomat 
  • SKK Petani Cabe 
  • SKK Petani Bayam 
  • SKK Petani Kangkung 
  • SKK Petani Kacang Panjang 
  • SKK Petani Kubis 
  • SKK Petani Sawi 
  • SKK Petani Wortel 
  • SKK Petani Suplir 
  • SKK Petani Cemara 
  • SKK Petani Anggrek 
  • SKK Petani Palma 
  • SKK Petani Mawar 
  • SKK Petani Melati 
  • SKK Petani Kaktus 
  • SKK Petani Seledri 
  • SKK Petani Bonsai 
  • SKK Petani Bawang Putih/Merah 


Krida Saka Taruna bumi diberi nama sesuai dengan jenis kegiatannya; jika terdapat dua atau lebih krida yang sejenis maka tambahan nomor urut, misalnya Krida perikanan ], II dan seterusnya.

Tiap krida dipimpin oleh Pemimpin Krida. Saka Taruna Bumi dipimpin dan dibina oleh kwartir ranting dengan dibantu oleh Pimpinan Saka Taruna Bumi dan Dewan Kerja Penegak dan Pandega.

Satuan Karya Pramuka Taruna Bumi memiliki beberapa kegiatan, di antaranya sebagai berikut: adalah :


  1. Latihan Saka Taruna Bumi 
  2. Perkemahan Bakti Saka Taruna bumi (Pertikabumi)
  3. Perkemahan antar Satuan Karya (Peransaka) 
  4. Kegiatan khusus untuk kepentingan tertentu, seperti persiapan lomba bidang pertanian, peringatan Hari Pramuka dan sebagainya. 
  5. Kegiatan Saka Taruna bumi adalah kegiatan di luar kegiatan gugus depan dalam rangka mengembangkan bakat anggota di bidang pertanian serta mengembangkan kemauan dan kemampuan anggota dalam berbagai kegiatan pembangunan pertanian.
  6. Kegiatan-kegiatan tersebut di atas dilaksanakan sebanyak mungkin dalam bentuk kegiatan nyata melalui proses pendidikan kepramukaan sehingga memberi kesempatan kepada para anggotanya untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya. Pembinaan Saka Taruna Bumi bekerjasama dengan Departemen Pertanian, Dinas Pertanian, LIPI, dan Lembaga Hortikultura. 

Sasaran kegiatan Saka Taruna Bumi adalah agar para anggota Saka Taruna Bumi memiliki hal hal berikut:

1. Memiliki rasa cinta akan alam pertanian dan rasa tanggung jawab akan kelangsungan jalannya pembangunan Nasional.

2. Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, kecakapan dan keterampilan di bidang pembangunan pertanian serta sikap yang tanggap akan perubahan-perubahan yang selalu terjadi dalam proses kegiatan pembangunan pertanian.

3. Mampu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Saka Taruna bumi secara positif, berdaya guna dan berhasil guna, sesuai dengan bakat dan minatnya di bidang pertanian, sehingga berguna bagi pribadinya, keluarganya, masyarakat, bangsa dan negara.

4. Mampu menyebarluaskan pengetahuan, pengalaman, kecakapan, dan keterampilannya, yang didapat dalam kegiatan Saka Kepada anggota Gerakan Pramuka di Gugus depan masing-masing serta kepada pemuda lainnya yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Untuk memperoleh keterampilan di bidang pertanian sehingga memiliki sikap dan perilaku sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka dan tujuan pembangunan pertanian, Saka Taruna Bumi mengadakan kegiatan yang meliputi hal-hal berikut.

1. Bidang pertanian secara umum yang menunjang program pertanian.

2. Bidang kegiatan pertanian yang dituangkan dalam jenis krida yang menunjang program-program sub sektoral.

3. Bakti kepada masyarakat dalam rangka menunjang kegiatan-kegiatan penyuluhan pertanian yang merupakan ujung tombak pembangunan pertanian.

Selain diberikan materi kepramukaan sebagaimana dalam kegiatan Pramuka biasa, setiap anggota dalam Saka Taruna Bumi juga diberikan penekanan kepada beberapa materi yang berkaitan dengan pertanian.


0 Response to "Saka Taruna Bumi Lengkap"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel