display litra

Saka Widya Budaya Bakti: Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Arti Lambang

Pengertian

Saka Widya Budaya Bakti adalah wadah pendidikan dan pembinaan bagi para pramuka penegak dan pramuka pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan di bidang Pendidikan dan Kebudayaan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara.
Saka Widya Budaya Bakti: Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Arti Lambang

Sejarah dan Kegiatan Saka Widya Budaya Bakti 

Satuan karya (Saka) Widya Budaya Bakti ialah satuan karya nasional sebagai wadah kegiatan agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya pendidikan anak usia dini, nonformal dan informal, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya, cagar budaya dan museum yang dapat diterapkan pada diri, keluarga, lingkungan dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Saka Widya Budaya Bakti merupakan sarana dan wahana guna memupuk, mengembangkan, membina dan mengarahkan minat dan bakat generasi muda terhadap peran pendidikan masyarakat dan pelestari budaya bangsa khususnya pendidikan anak usia dini, informal dan non formal, seni dan sejarah, nilai budaya, film, tradisi cagar budaya dan museum.

Sejarah Saka Widya Bakti 

Pada tahun 2006 salah satu UPT (Unit Pelayanan Teknis) yang bergerak dalam pendidikan luar sekolah (BPPLSP) Regional IV bekerja sama dengan kwartir daerah Jawa Timur membentuk sebuah satuan karya dengan diberi nama Saka Bakti Bina Aksara.

Dengan perkembangan yang begitu pesat dalam pendidikan non formal maka pada tahun 2012 pemerintah melakukan tahap peninjauan ulang pada Saka Bakti Bina Aksara dengan harapan mampu berkembang/maju dan mampu menjawab kebutuhan dan tantangan yang semakin luas.

Selanjutnya Saka Bakti Bina Aksara diganti nama dengan Saka Widya Bakti pada tahun 2012 dan seiring dengan semakin urgensinya pendidikan karakter serta kebutuhan akan wadah bagi pemuda pemudi untuk mengembangkan minat dan bakatnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan maka pada tahun 2014, berubah nama lagi menjadi Saka Widya Budaya Bakti. Melalui musyawarah nasional (MUNAS) gerakan pramuka yang diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur, Saka Widya Budaya Bakti diresmikan menjadi Saka Nasional bersamaan dengan Saka Pariwisata yang dituangkan dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 053 tahun 2014.

Tujuan dan Sasaran Saka Widya Budaya Bakti 

Tujuan Pembentukan Saka Widya Budaya Bakti adalah memberi wadah pendidikan dan pembinaan bagi para pramuka penegak dan pramuka pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan, dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan di bidang Pendidikan dan Kebudayaan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara.
Saka Widya Budaya Bakti: Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Arti Lambang

Adapun sasaran dibentuknya Saka Widya Budaya Bakti dengan harapan supaya para anggota Gerakan Pramuka yang dapat melaksanakan kegiatan atau mengikuti kegiatan saka ini bisa berperan sebagai:
  1. Mampu berperan serta secara aktif dalam mendukung kegiatan Pendidikan dan Kebudayaan di lingkungannya. 
  2. Mampu dan mau menyebarluaskan kepada masyarakat tentang informasi dan pengetahuan mengenai Pendidikan dan Kebudayaan.
  3. Memberikan latihan dan peran serta dalam mendukung kegiatan Pendidikan dan Kebudayaan kepada para pramuka di gugus depan.
  4. Menumbuh kembangkan minat terhadap Saka Widya Budaya Bakti di setiap gugus depan dan pembentukan Saka Widya Budaya Bakti di setiap kwartir ranting kwartir cabang di seluruh wilayah Republik Indonesia agar semakin maju dan mandiri. 

Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bakti terbuka umum bagi anggota pramuka Pandega dan pramuka Penegak  baik putri maupun putra dan berasal dari gugus depan di wilayah ranting/cabangnya.

Saka Widya Budaya Bakti berfungsi sebagai berikut: 

  1. Wadah pembinaan, pengendalian dan pengembangan pengetahuan dan teknologi serta keterampilan di bidang Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Sarana untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif.
  3. Sebagai wadah untuk melaksanakan bakti kepada Bangsa, masyarakat, dan negara.
  4. Sarana untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembinaan Gerakan Pramuka

Lambang Saka Widya Budaya Bakti

Lambang Saka Widya Budaya Bakti adalah sebagai berikut :

  1.  Dua buah tunas kelapa dengan warna putih 
  2. Buku berwarna putih dalam keadaan terbuka.
  3. Pena dan tangkai berwarna kuning
  4. Tulisan “Saka Widya Budaya Bakti" berwarna kuning dalam bingkai pita warna biru.
  5. Sayap terbentang berwarna kuning keemasan Saka Widya Budaya Bakti meliputi Krida, yaitu sebagai berikut: 
  • . Krida Pendidikan Masyarakat 
  • . Krida Anak Usia Dini 
  • . Krida Pendidikan Kecakapan Hidup 
  • . Krida Bina Sejarah 
  • . Krida Bina Seni dan Film 
  • . Krida Bina Nilai Budaya, 
  • . Krida Bina Cagar Budaya dan Museum 



0 Response to "Saka Widya Budaya Bakti: Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Arti Lambang"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel