Pengertian Teks Eksposisi Lengkap, Ciri-ciri, Struktur, Rincian Teks Eksposisi dan Cara Penulisan

A. Pengertian Teks Eksposisi

Kata eksposisi (exposition) berarti memberitahukan, memaparkan, menguraikan, atau menjelaskan. Eksposisi merupakan paparan yang berusaha memberi tahu atau menerangkan sesuatu. Eksposisi ditulis dalam paragraf dengan tujuan untuk memberitahukan, memaparkan, menguraikan, atau menerangkan sesuatu kepada pembaca.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksposisi adalah uraian atau paparan yang bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan dalam karangan. Berikut pendapat beberapa ahli bahasa tentang eksposisi.
Pengertian Teks Eksposisi Lengkap, Ciri-ciri, Struktur, Rincian Teks Eksposisi dan Cara Penulisan

Menurut Gorys Keraf, dalam Eksposisi dan Deskripsi, eksposisi atau pemaparan adalah salah satu bentuk tulisan atau keterampilan berbahasa secara efektif yang berusaha untuk menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran. Pokok pikiran tersebut dapat memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang membaca uraian tersebut.

Menurut Jos Daniel Parera, dalam buku Menulis Tertib dan Sistematik dikatakan bahwa tulisan eksposisi bertujuan memberikan informasi. Pengarang dan penulis berusaha memaparkan kejadian atau masalah agar pembaca dan pendengar memahaminya dan pengarang mempunyai sejumlah data dan bukti. Kemudian, penulis berusaha menjelaskan persoalan dan kejadian ini demi kepentingannya sendiri.

Menurut Aceng Hasani dalam Ikhwal Menulis, eksposisi merupakan bentuk tulisan yang sering digunakan dalam menyampaikan uraian ilmiah dan tidak berusaha memengaruhi pendapat pembaca. Melalui eksposisi pembaca tidak dipaksa untuk menerima pendapat penulis. Setiap pembaca boleh menolak dan menerima pendapat yang dikemukakan oleh penulis.

Menurut A. Chaedar Alwasilah dan Semmy Suzanna Alwasilah, ahli bahasa, dalam Pokoknya Menulis, eksposisi merupakan tulisan yang tujuan utamanya mengklarifikasi, menjelaskan, mendidik, atau mengevaluasi sebuah persoalan. Penulis berniat untuk memberi informasi atau memberi petunjuk kepada pembaca. Eksposisi mengandalkan strategi pengembangan paragraf seperti lewat pemberian contoh, proses, sebab akibat, klasifikasi, definisi, dan analisis.

Di dalam eksposisi terdapat bahan-bahan yang dikomunikasikan semata-mata untuk informasi. Informasi tersebut berupa data faktual, misalnya tentang kejadian sejarah, cara bekerja sebuah mesin, dan proses sebuah operasi dilaksanakan. Eksposisi dapat pula berupa uraian jelas tentang seperangkat fakta. Eksposisi juga merupakan kenyataan terhadap pandangan khusus seseorang dalam satu bidang. Tujuan utama eksposisi adalah memberi informasi. Eksposisi tidak bermaksud mendorong atau memaksakan orang lain untuk menerima opini tertentu sebagai sesuatu yang sahih (valid).
Baca Juga Artikel Terkait

B. Ciri-ciri Teks Eksposisi

Berdasarkan pemaparan tersebut, terdapat ciri-ciri khusus teks eksposisi. Berikut ciri-ciri khusus teks eksposisi.

1. Penulis berusaha menjelaskan sesuatu secara objektif, tidak ada unsur-unsur bersifat subjektif.

2. Gaya penulisan bersifat informatif. Tujuan dari pemaparan paragraf eksposisi adalah menambah pengetahuan pembaca. Selain itu, eksposisi memberi informasi yang menerangkan sejelas-jelasnya tentang peristiwa/masalah yang dipaparkan.

3. Teks memuat fakta yang terdapat di lapangan. Fakta tersebut dipakai sebagai penyumbang utama dan bersifat konkret.

Bentuk eksposisi atau paparan memiliki tujuan yaitu ingin memberi penjelasan atau keterangan. Bentuk eksposisi juga bertujuan mengembangkan gagasan penulis. Supaya paparan tersebut semakin jelas, eksposisi dapat disertai gambar, denah, dan angka-angka.

C. Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi disusun dengan struktur yang terdiri atas pernyataan pendapat (tesis), argumentasi, dan penegasan ulang pendapat. Bagian pernyataan pendapat (tesis) berisi
pendapat yang dikemukakan oleh penulis teks. Bagian argumentasi berisi argumen-argumen yang m
endukung pernyataan penulis, sedangkan bagian penegasan ulang berisi pengulangan pernyataan yang digunakan untuk meyakinkan pembaca tentang kebenaran pernyataan (tesis).

D. Perincian Teks Eksposisi

Selain struktur teks eksposisi tersebut, Gorys Keraf juga mengemukakan beberapa jenis teks eksposisi. Jenis-jenis teks eksposisi sebagai berikut.

1. Identifikasi

Eksposisi identifikasi merupakan sebuah metode yang berusaha menyebutkan ciri-ciri atau unsur-unsur pengenal suatu objek. Dengan menyebutkan ciri suatu objek diharapkan pembaca atau pendengar lebih mengenal objek tersebut.

Contoh:

Dalam kehidupan masyarakat desa di Jawa, gotong royong merupakan sistem pengerahan tenaga tambahan dari luar kalangan keluarga, untuk mengisi kekurangan tenaga pada masa-masa sibuk seperti bercocok tanam di sawah. Untuk keperluan itu, petani meminta dengan sopan santun kepada beberapa orang yang ada di desanya untuk membantunya, misalnya untuk membantu persiapan masa tanam. Petani dan orang-orang desa bekerja sama mempersiapkan lahan untuk bertanam, memperbaiki saluran air, dan menggemburkan tanah. Petani sebagai tuan rumah hanya menyediakan minum dan makan siang bagi para tetangga. Petani menyediakan makan dan minum bagi tetangga setiap hari selama pekerjaan di sawah berlangsung. Kompensasi lain tidak ada, tetapi petani tersebut juga bersedia membantu sewaktu tetangga lain memerlukan bantuannya.

Disadur dari: Gorys Keraf, Eksposisi dan Deskripsi, Flores, Nusa Indah,1982

2. Perbandingan atau Pertentangan

Perbandingan atau pertentangan merupakan tipe analisis dengan menggunakan teknik pengembangan paragraf dari paragraf itu sendiri. Kalimat utama yang mengandung pokok pikiran dalam paragraf dapat dijelaskan dengan cara membandingkan dengan masalah lain. Kriteria yang dipakai sebagai pembanding harus bersifat konkret atau paling tidak sudah diketahui oleh masyarakat umum.

3. Ilustrasi

Eksposisi ilustrasi adalah suatu metode untuk mengadakan gambaran atau penjelasan khusus dan konkret terhadap suatu prinsip bersifat umum. Penulis akan menjelaskan suatu masalah secara jelas sehingga pembaca tidak kebingungan dalam memahami masalah tersebut.

Sebuah gagasan umum memerlukan ilustrasi atau contoh konkret. Dalam eksposisi, contoh-contoh tersebut tidak berfungsi untuk membuktikan suatu pendapat, tetapi contoh-contoh tersebut dipakai untuk menjelaskan dan menegaskan ide, gagasan, dan maksud penulis. Pengalaman pribadi merupakan bahan ilustrasi atau contoh paling efektif dalam menjelaskan gagasan-gagasan umum tersebut.

Eksposisi ilustrasi merupakan metode yang sering digunakan karena tidak menampilkan aspek-aspek umum secara abstrak atau kabur. Akan tetapi, eksposisi ilustrasi menunjukkan contoh-contoh nyata dan konkret. Menurut Gorys Keraf, jenis eksposisi ilustrasi dapat disajikan secara deskriptif dan naratif.

4. Klasifikasi

Metode klasifikasi merupakan sebuah metode bersifat alamiah untuk menampilkan pengelompokan-pengelompokan sesuai dengan pengalaman manusia. Barang, informasi, atau gagasan yang dikenal melalui pengalaman dapat tersusun secara sistematis. Klasifikasi merupakan suatu metode untuk menempatkan benda dalam satu kelompok sehingga dapat diketahui hubungan antar benda dalam kelompok tersebut.

5. Definisi

Pengertian definisi dapat ditinjau dari bermacam-macam sudut. Pengertian definisi dapat dibaca dalam kamus-kamus adalah
1) suatu pernyataan tentang apa yang dimaksud dengan suatu hal atau barang;
2) suatu pernyataan atau penjelasan tentang makna suatu kata atau frasa. Definisi dapat pula berarti suatu proses yang berusaha meletakkan batas-batas penggunaan sebuah kata.

Definisi dibedakan menjadi dua yaitu definisi secara sempit dan definisi secara luas. Definisi sempit bukan definisi mengenai suatu barang atau benda, melainkan mengenai suatu kata. Sementara itu, definisi luas mencakup pembatasan pengertian suatu barang atau benda yang didefinisikan.

6. Berita

Eksposisi berita berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian/peristiwa. Eksposisi berita sering ditemukan dalam surat kabar. Eksposisi berita memuat unsur pokok seperti dalam berita.

7. Analisis

Pada dasarnya analisis adalah suatu cara membagi-bagi suatu subjek ke dalam komponen-komponennya. Kata analisis berasal dari bahasa Yunani yaitu analyein yang berarti menanggalkan, menguraikan. Menurut arti kata, analisis berarti melepaskan, menanggalkan, atau menguraikan sesuatu yang terikat padu.

E. Menulis Teks Eksposisi

Beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk menyusun teks eksposisi sebagai berikut.

1. Menentukan topik. Contoh: pengolahan sampah.
2. Menentukan tujuan.
Contoh: memaparkan pengolahan sampah dengan teknologi tepat guna.

3. Membuat kerangka.
Contoh:
a. Pengertian sampah.
b. Jenis sampah.
c. Pengolahan sampah menjadi barang bernilai ekonomis.
d. Manfaat teknologi tepat guna untuk pengolahan sampah.

4. Mengumpulkan bahan.
Contoh:
Bahan untuk menulis teks eksposisi tentang pengolahan sampah dapat diakses melalui internet. Bahan tersebut juga dapat diperoleh melalui buku, surat kabar, dan majalah. Bahan atau informasi yang dikumpulkan harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

5. Menulis karangan/paparan.

Contoh:

Teknologi Tepat Guna dari Sampah

Sampah merupakan barang tidak terpakai yang dibuang atau kotoran alami, seperti daun dan batang pohon. Sampah dikumpulkan di tempat pembuangan agar tidak mendatangkan penyakit bagi manusia. Akan tetapi, berkat teknologi tepat guna, sampah dapat dijadikan barang bernilai ekonomis.

Secara umum, sampah dibagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan anorganik. Keduanya dapat didaur ulang menjadi berbagai barang baru. Dengan teknologi tepat guna, sampah organik dapat digunakan kembali untuk mengembangkan industri pengolahan kompos. Selain itu, sampah organik dapat diolah menjadi industri bahan bangunan.

Sementara itu, sampah anorganik dapat digunakan kembali untuk mengembangkan industri daur ulang. Kertas bekas dapat didaur ulang oleh industri kertas, sedangkan sampah plastik dapat didaur ulang menjadi bahan baku industri.

Teknologi tepat guna dapat mengubah barang yang sudah tidak bermanfaat menjadi barang yang dapat dipakai kembali. Penggunaan teknologi tepat guna tersebut turut membantu mengatasi kerusakan lingkungan sehingga alam tetap asri.

Bacaan tersebut merupakan teks eksposisi berita. Teks tersebut memaparkan pengertian, jenis, dan pengolahan sampah. Teks tersebut juga memaparkan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah.

Teks eksposisi dapat ditulis dalam beraneka jenis. Berikut teks eksposisi menggunakan metode ilustrasi. Langkah-langkah menulis teks eksposisi ilustrasi sama dengan jenis berita ataupun yang lain.

Teks eksposisi dapat ditulis dalam beraneka jenis. Berikut teks eksposisi menggunakan metode ilustrasi. Langkah-langkah menulis teks eksposisi ilustrasi sama dengan jenis berita ataupun yang lain.

1. Topik:
Kharisma Joko Widodo (Jokowi).
2. Tujuan:
Memaparkan kharisma Jokowi sebagai pemimpin.
3. Kerangka karangan:
a. Jokowi sosok pemimpin menarik, bijaksana, dan sederhana.
b. Jokowi hidup dengan kesederhanaan.
c. Kedekatan masyarakat dengan Jokowi.
d. Kebiasaan Jokowi bersama masyarakat.
4. Bahan/data:
Bahan atau data dapat diperoleh dari buku, majalah, surat kabar, dan internet.
5. Contoh karangan eksposisi dengan metode ilustrasi.

Joko Widodo (Jokowi) adalah sosok pemimpin sederhana, bijaksana, dan dekat dengan masyarakat. Beberapa waktu lalu Jokowi dinobatkan sebagai wali kota terbaik di dunia. Sifat Jokowi yang sederhana itu pun tidak hanya dirasakan oleh warga Solo. Banyak warga ibu kota yang mengakui bahwa Jokowi memang sosok sederhana dan bijaksana.

Ada beberapa tindakan yang menunjukkan kesederhanaan untuk Jokowi saat memimpin pemerintahan di Solo. Jokowi tidak menggunakan kendaraan mewah. Saat menjabat sebagai Wali Kota Solo, Jokowi menggunakan mobil keluaran lama untuk melakukan kegiatan dinasnya. Mobil dinasnya tersebut sering mogok di jalan. Pada saat mobil dinasnya mogok, Jokowi tidak segan menggunakan angkutan umum. Jokowi pun membayar sesuai tarif yang berlaku, kendati sopir angkutan umum menolak uang dari Jokowi.

Kesederhanaan Jokowi sangat dirasakan oleh masyarakat Solo, terutama masyarakat yang mempunyai usaha kecil. Saat masih menjabat Wali Kota Solo, Jokowi sering mengunjungi pedagang-pedagang kecil, seperti angkringan dan warung tegal. Setiap orang yang ditemuinya selalu disapanya. Masyarakat Solo pun sangat senang apabila didatangi oleh Jokowi.

Pada umumnya pejabat daerah diundang untuk meresmikan tempat-tempat megah dan mewah. Akan tetapi, kebiasaan itu tidak berlaku bagi Jokowi. Jokowi sering diminta oleh masyarakat untuk meresmikan gapura dan pos ronda di kampung. Jokowi memenuhi permintaan masyarakat dengan senang hati.

Hampir semua kegiatan membaca, dengan mengecualikan bacaan fiksi, adalah pembacaan teks eksposisi. Keadaan tersebut berkaitan dengan tujuan penulisan teks eksposisi yakni memberi informasi kepada pembaca agar pengetahuan pembaca semakin luas. Teks eksposisi sering digunakan untuk menyampaikan uraian-uraian ilmiah yang tidak berusaha memengaruhi pendapat orang lain. Teks eksposisi yang berupa makalah ilmiah biasa ditulis dalam majalah atau buku.

Post a Comment for "Pengertian Teks Eksposisi Lengkap, Ciri-ciri, Struktur, Rincian Teks Eksposisi dan Cara Penulisan "