Pengertian Gaya, Macam-macam Gaya, Hubungan Gaya dan Gerak Serta Hubungan Gaya dan Energi

A. HUBUNGAN ANTARA GAYA DAN GERAK

Pengertian Gaya, Macam-macam Gaya, Hubungan Gaya dan Gerak Serta Hubungan Gaya dan Energi
Gaya
Sumber gambar : www.pixabay.com dan di edit di Canva

1. Pengertian Gaya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda. Gaya dapat menimbulkan perubahan gerak atau perubahan kecepatan. Mobil yang telah di dorong dapat bergerak karena mendapat gaya dorong. Jadi adanya gaya mempengaruhi gerak suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur besar atau kecilnya gaya disebut dinamometer, satuannya adalah newton (N). Gaya dapat mempengaruhi keadaan suatu benda, antara lain menyebabkan:

1). Benda diam menjadi bergerak Misalnya saat mendorong meja, saat mendorong mobil mogok, saat menarik gerobak, tarik tambang, menendang bola, mendorong pintu.
Mendorong Mobil

2). Benda bergerak menjadi diam Misalnya pada saat naik sepeda, ketika mengerem sepeda menjadi lambat dan akhirnya berhenti. Berarti gaya dapat menyebabkan benda bergerak menjadi diam.

3). Perubahan bentuk benda Misalnya pada saat terjadi tabrakan mobil, mobil bisa berubah bentuknya karena gaya yang diberikan pada benda melebihi

kekuatan bahan benda yang bertabrakan. Contoh lain adalah kaleng minuman yang kosong jika diinjak dengan keras akan penyok, saat menggunakan lilin mainan (plastisin).

4). Perubahan arah gerak benda. Misalnya pada saat pemain bola menyundul bola, bola berubah arah karena gaya yang diberikan pada bola.

B. MACAM-MACAM GAYA

1. Gaya pegas adalah gaya yang terjadi akibat tarikan atau dorongan terhadap benda yang elastis. Gaya pegas menyangkut dua gaya, yaitu tarikan dan dorongan. Contohnya penjepit kertas yang ditekan, karet gelang yang ditarik.

2. Gaya listrik adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya aliran listrik. Contohnya, penggaris atau mistar plastik yang digosok dengan kain wol sehingga bisa menarik sobekan kertas kecil tersebut.

3. Gaya gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh gaya tarik bumi. Contohnya: Misalnya Bila benda yang memiliki berat di lempar ke atas maka kecepatan jatuhnya benda yang di lempar tersebut akan lebih cepat jika mendekati bumi karena pengaruh gaya gravitasi bumi. Contoh lain misalnya buah kelapa jatuh ke bawah karena adanya pengaruh gaya gravitasi bumi.

Gaya tarik bumi menyebabkan semua benda mempunyai berat. Karena gaya gravitasi, manusia atau hewan dapat berjalan tegak dengan kaki di bawah. Seandainya di bumi tidak ada gaya gravitasi, maka manusia dan hewan tidak dapat berjalan tegak dengan kaki di bawah seperti biasanya melainkan melayang saat bergerak seperti di ruang angkasa yang gaya gravitasinya sangat kecil.

4. Gaya magnet adalah gaya yang ditimbulkan karena adanya tarikan magnet terhadap benda-benda yang terbuat dari logam. Misalnya magnet batang yang didekatkan pada

kumpulan paku sehingga dapat tertarik. Contoh benda yang tidak bersifat magnetis pada umumnya benda yang terbuat dari plastik, kayu, dan karet.

Gaya tarik magnet memiliki kemampuan untuk menembus suatu benda. Contohnya karton atau kertas yang di atasnya di simpan atau di letakkan beberapa jarum dan di bawahnya ditempelkan magnet, maka ketika karton/kertas diangkat dengan tangan kiri dan magnet yang di bawah karton dipegang dengan tangan kanan dan di gerak gerakkan maka jarum yang berada di atas karton/kertas pun akan ikut bergerak, sesuai dengan arah gerakan magnetnya.

Kemampuan gaya tarik sebuah magnet dipengaruhi oleh jenis benda dan kemampuan magnetnya karena tidak semua benda dapat di tarik oleh magnet. Semakin kuat suatu magnet, semakin besar kemampuan gaya tariknya untuk menembus suatu benda.

5. Gaya gesek adalah gaya yang terjadi akibat dua permukaan benda yang saling bergesekan. Semakin halus permukaan, semakin kecil gaya geseknya untuk sebaliknya, semakin kasar permukaan, gaya maka geseknya semakin besar. Contohnya gesekan antara karet rem dengan pelek roda sepeda, mengasah pisau menggunakan gerinda, gesekan antara ban sepeda dengan permukaan jalan.

Gaya gesek dapat diperkecil atau diperbesar. Berikut merupakan cara untuk memperkecil gaya gesek.

a. Menghaluskan permukaan kedua benda yang bergesekan

b. Memasang bantalan peluru pada salah satu permukaan benda. Contoh: untuk memperkecil gesekan antara kaki meja dengan lantai, maka pada kaki meja diberi roda. Pemasangan roda ini akan memudahkan meja untuk ditarik atau didorong. Gesekan dapat kita perbesar, misalnya pada bagian luar ban mobil, ban sepeda motor, atau ban sepeda yang dibuat beralur alur. Contoh lainnya adalah pada bagian telapak sepatu pemain sepak bola berbentuk seperti paku-paku besar.

Gaya gesekan dapat bermanfaat dan juga dapat merugikan. Dalam kehidupan sehari-hari, dengan adanya gaya gesekan semua benda yang digerakkan akan terhenti, sepatu khusus sepak bola pada bagian bawah atau telapaknya seperti duri/paku besar yang bisa membantu untuk berlari tanpa terpeleset bagi penggunanya. Selain bermanfaat, gaya gesek juga dapat merugikan. Contoh: ban sepeda motor, mobil, dan ban sepeda yang selalu digunakan/beraktivitas dengan adanya gaya gesekan maka secara terus menerus dapat menyebabkan ban tersebut menjadi tidak beralur-alur (ban menjadi gundul) sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.

6. Gaya otot adalah gaya yang ditimbulkan oleh otot manusia atau hewan. Contoh gaya otot pada manusia yaitu gerobak yang ditarik oleh manusia.
Contoh gaya otot pada hewan: pedati ditarik kuda (Delman).

7. Gaya mesin adalah gaya yang ditimbulkan oleh mesin. Misalnya mobil dan sepeda motor dapat melaju kencang.

8. Gaya apung adalah gaya yang diberikan oleh air. Gaya apung dipengaruhi volume benda. Makin besar volume benda, makin besar gaya yang akan diberikan air.

C. Hubungan antara Gaya dan Energi

Energi diartikan sebagai kemampuan suatu benda dalam melakukan kerja. Jelaslah bahwa ada hubungan antara gaya dan energi. Dalam kehidupan sehari-hari, energi disebut tenaga. Energi yang dimiliki batu yang terlempar/terlontar dinamakan energi gerak atau energi kinetik. Jadi semua benda yang bergerak memiliki energi kinetik, contohnya orang berlari, mobil melaju, atau bola melambung.

Untuk ketapel, energi gerak/kinetik bukan hanya dimiliki batu tersebut, akan tetapi karet pentil yang melemparkan batu juga memiliki energi. Karena pada saat ditarik, karet pentil memiliki energi potensial. Energi potensial tersebut ditimbulkan oleh gaya pegas. Oleh sebab itu, energi potensial karet disebut energi potensial pegas. Permainan jungkat-jungkit juga berhubungan dengan energi potensial. Saat anak berada di atas, ia memiliki energi potensial. Energi potensial anak disebabkan oleh gaya gravitasi bumi. Karenanya energi potensial anak tersebut dinamakan energi potensial gravitasi. Semua benda pada ketinggian memiliki energi potensial gravitasi. Misalnya mangga yang menggantung dan lampu yang tergantung.

Tak hanya energi kinetik dan potensial, akan tetapi masih ada bentuk energi yang lain. Energi tersebut antara lain:

1. Energi panas, yaitu energi dalam bentuk panas. Energi panas juga disebut energi kalor. Energi panas berasal dari matahari, api, atau benda panas lainnya.

2. Energi kimia, yaitu energi yang timbul akibat reaksi kimia.

Contoh energi kimia adalah di dalam tubuh kita. Energi tersebut berasal dari pembakaran bahan makanan. Kita menggunakannya untuk bergerak. Contoh lainnya adalah energi kimia dalam bahan bakar. Energi tersebut digunakan
untuk menjalankan mesin, contohnya mobil, motor, dan pesawat terbang.

3. Energi listrik, yaitu energi yang dimiliki arus listrik. Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan.

4. Energi bunyi, yaitu energi yang dimiliki oleh bunyi. Kita dapat membuktikan bahwa bunyi mempunyai energi. Saat mendengar bunyi sangat keras, telinga kita menjadi sakit.
Bunyi pesawat jet yang terbang rendah dapat memecahkan kaca jendela.

6. Energi cahaya, yaitu energi yang dimiliki cahaya. Contohnya penggunaan laser untuk memotong logam. Laser juga digunakan untuk mengiris bagian tubuh yang akan dioperasi.

7. Energi Nuklir, energi nuklir adalah energi yang terdapat pada inti atom.

Post a Comment for "Pengertian Gaya, Macam-macam Gaya, Hubungan Gaya dan Gerak Serta Hubungan Gaya dan Energi"