Cahaya: Sifat-sifat Cahaya Lengkap dengan Contohnya

Pada artikel kali ini, akan di jelaskan mengenai cahaya: sifat-sifat cahaya lengkap dengan contohnya berikut penjelasannya

Benda-benda ada yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri dan ada yang tidak. Benda-benda yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri disebut sumber cahaya, contohnya sinar matahari dan lampu, sedangkan benda yang tidak dapat mengeluarkan cahaya sendiri disebut benda gelap.
Sifat-sifat Cahaya
Sumber gambar: Pixabay.com

Sifat-Sifat Cahaya


Sifat-sifat cahaya antara lain adalah sebagai berikut.

1. Cahaya merambat lurus


Sifat cahaya yang dapat merambat lurus banyak dimanfaatkan pada lampu kendaraan bermotor dan lampu senter. Cahaya pada lampu motor dan senter membentuk garis lurus.

2. Cahaya dapat menembus benda bening

Sinar cahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah misalnya karena cahaya bisa menembus kaca jendela rumah yang merupakan benda bening atau tembus pandang. Contoh benda bening tembus pandang yaitu kaca. Pada benda yang tidak tembus cahaya tidak dapat meneruskan cahaya yang mengenainya. Apabila dikenai cahaya, benda ini akan membentuk bayangan. Contoh benda tidak tembus cahaya yaitu kayu, tembok, kertas, karton, dan tripleks.

3. Cahaya dapat dipantulkan

Pemantulan (refleksi) atau pencerminan adalah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Contoh peristiwa pemantulan cahaya adalah saat kita bercermin.

Pada saat di depan cermin maka bayangan tubuh kita akan terlihat sangat jelas di cermin, itu di sebabkan karena cahaya yang dipantulkan oleh tubuh kita sendiri, sehingga dapat mengenai permukaan cermin, dipancarkan atau dipantulkan kembali hingga masuk ke mata kita sehingga kita dapat melihat bayangan kita sendiri.
Contoh saat berada depan cermin
Sumber gambar: Pixabay.com

Berdasarkan bentuk cermin pada permukaannya ada 2 (dua) yaitu, ada cermin datar dan cermin lengkung. Cermin lengkung pun juga miliki 2 jenis/macam, yaitu cermin cembung dan cermin cekung.

a) Cermin Datar

Cermin datar yaitu cermin yang dimana permukaan bidang pantulnya datar dan tidak pula melengkung, itulah sebabnya dinamakan cermin datar. Cermin datar biasa kita gunakan untuk bercermin.

Bayangan pada cermin datar mempunyai sifat-sifat berikut:
  • Ukuran besar bayangan dan tinggi bayangan sama dengan ukuran benda.
  • Jarak bayangan dari cermin sama dengan jarak benda ke cermin (ukuran sama) .
  • Ketampakan bayangan benda. Misalnya tangan kiri menjadi tangan kanan berlawanan dengan bayanganmu.
  • Bayangan tegak seperti bendanya. Bayangan bersifat semu atau maya. Artinya, bayangan dapat dilihat dalam cermin, tetapi tidak dapat ditangkap oleh layar.
b) Cermin Cembung (positif)

Cermin cembung yaitu cermin yang permukaan bidang pantulnya melengkung ke arah luar.
Contoh cermin cembung:
Cermin cembung biasa kita jumpai dan dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari misalnya biasa digunakan untuk spion mobil atau pada kendaraan sepeda motor. Bayangan cermin cembung memiliki sifat antara lain:
  • Maya
  • Tegak, dan
  • Lebih kecil (diperkecil) dari pada benda yang sesungguhnya.
Kaca Spion Mobil contoh cermin cembung
Sumber gambar: Pixabay.com

c) Cermin Cekung (negatif)

Cermin cekung yaitu cermin yang bidang pantulnya melengkung ke arah dalam. Contohnya yaitu:
Cermin cekung pada umumnya digunakan sebagai reflektor pada lampu misalnya pada lampu mobil dan lampu senter. Sifat bayangan benda yang dibentuk oleh cermin cekung sangat bergantung pada letak benda terhadap cermin. Jika benda dekat dengan cermin cekung, bayangan benda bersifat tegak, lebih besar, dan semu (maya). Jika benda jauh dari cermin cekung, bayangan benda bersifat nyata (sejati) dan terbalik.

Cahaya yang mengenai permukaan yang licin seperti cermin datar akan dipantulkan. Pemantulan cahaya dapat dibedakan menjadi dua.

a) Pemantulan baur (difus)

Terjadi karena cahaya jatuh pada permukaan yang kasar/tidak rata sehingga cahaya yang dipantulkan tidak beraturan karena sudut pantul cahaya juga tidak beraturan.

b) Pemantulan teratur

Terjadi karena cahaya jatuh pada permukaan yang licin, datar, dan mengkilap sehingga sinar pantulannya teratur.

4. Cahaya dapat dibiaskan

Pembiasan merupakan peristiwa pembelokan cahaya setelah melewati medium dengan kerapatan berbeda. Cahaya yang merambat dari medium kurang rapat ke medium lebih rapat. Maka cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal, begitu pula sebaliknya.

Contoh peristiwa pembiasan cahaya dalam kehidupan sehari hari adalah sebagai berikut.

  • Dasar sungai kelihatan lebih dangkal
  • Jalan beraspal kelihatan mengkilap dan berair pada siang yang terik (disebut peristiwa fatamorgana) 
  • Ikan/benda yang berada di dalam air terlihat lebih besar.
  • Pensil yang dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air. Pensil tersebut akan tampak patah. 
  • Cahaya dapat diuraikan Peristiwa penguraian cahaya disebut disperse. Contoh: pelangi yang berwarna-warni.

Sifat-sifat cahaya dapat dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai macam alat, seperti alat-alat di bawah ini:
  • Periskop
  • Teleskop
  • Kaleidoskop, dan
  • Lup.

Berikut penjelasannya

a) Periskop

Awak kapal  selam yang sedang berada d dalam laut nisa mengamati permukaan laut menggunakan periskop. Periskop menerapkan sifat cahaya yang berupa pemantulan. Cahaya dari atas permukaan laut ditangkap oleh suatu cermin, kemudian dipantulkan menuju mata pengamat di dalam kapal selam.

b) Teleskop

Teleskop memiliki prinsip kerja yang hampir sama dengan periskop. Teleskop memiliki dua lensa yang dapat membiaskan cahaya. Karena dengan adanya pembiasan cahaya maka dapat membuat objek yang jauh akan terlihat sangat dekat dan jelas. Teleskop digunakan untuk mengamati bintang.

c. Kaleidoskop

Kaleidoskop adalah mainan yang dibuat menggunakan cermin. Dengan alat ini kamu dapat membuat aneka macam pola yang mengagumkan. Pola-pola tersebut terjadi atau terbentuk karena bayangan benda-benda dalam kaleidoskop mengalami berupa pemantulan berulang-ulang. Dengan demikian, jumlah benda terlihat lebih banyak daripada benda aslinya.

d. Lup

Lup merupakan alat optik yang sangat sederhana. Alat ini berupa lensa cembung. Lup berfungsi membantu mata agar dapat melihat benda-benda berukuran kecil agar tampak lebih besar dan jelas.

Itulah penjelasan mengenai cahaya dan sifat-sifat cahaya lengkap dengan contohnya, semoga tulisan ini bermanfaat Terima kasih.

1 comment for "Cahaya: Sifat-sifat Cahaya Lengkap dengan Contohnya"