display litra

Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Setiap hewan mengalami daur hidup. Daur hidup hewan adalah tahapan perkembangan makhluk hidup selama masa hidupnya. Setiap hewan memiliki tahapan daur hidup yang berbeda-beda.

Daur hidup erat hubungannya dengan metamorfosis. Metamorfosis adalah proses pertumbuhan fisik atau biologis hewan yang mempengaruhi bentuk atau struktur tubuhnya. Pada proses metamorfosis, terjadi proses fisik, yaitu pergantian kulit. Mahluk hidup berupa serangga biasanya akan mengalami 4 (empat) kali perubahan pada warna kulit saat berlangsungnya proses metamorfosis.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Daur Hidup Hewan: Metamorfosis
Sumber gambar: www.Pixabay.com 

Daur hidup hewan dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Daur hidup tanpa metamorfosis


Tanpa metamorfosis yaitu tidak terjadinya suatu perubahan bentuk pada hewan untuk menjadi dewasa. Contoh: ayam, kucing, kambing, ikan, burung.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metsmorposis Ayam

2. Daur hidup dengan metamorfosis


Ada 2 (dua) macam metamorfosis, antara lain:
a. Metamorfosis sempurna dan
b. Metamorfosis tidak sempurna.

a) Metamorfosis sempurna, adalah proses perubahan bentuk tubuh hewan dari kecil hingga dewasa. Metamorfosis
sempurna merupakan metamorfosis yang mengalami 4 (empat) fase perubahan, yaitu telur, larva, pupa (kepompong), dan imago. Contoh: kupu-kupu, nyamuk, lalat, semut.

b) Metamorfosis tidak sempurna (tidak lengkap), adalah proses perubahan bentuk hewan yang saat lahir tidak berbeda bentuknya dengan hewan dewasa (tidak melalui tahap menjadi kepompong), yaitu nimfa, telur dan hewan dewasa,

Contoh: kecoak, katak, capung, dan belalang.

Contoh Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna Pada Hewan

Berikut ini adalah daur hidup beberapa jenis hewan.

a. Contoh Metamorfosis Sempurna Hewan

1. Urutan metamorfosis nyamuk

Metamorfosis nyamuk diawali dari telur. Nyamuk bertelur di permukaan air yang menggenang. Telur nyamuk akan menetas menjadi larva. Larva nyamuk sering disebut jentik-jentik atau tempayak. Larva nyamuk lebih banyak menghabiskan waktunya untuk makan. Tahap selanjutnya, kegiatan larva semakin berkurang dan berubah menjadi kepompong atau pupa. Setelah beberapa saat, kepompong berubah menjadi nyamuk dewasa.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis Nyamuk

Jadi kesimpulan dari urutan pada metamorfosis nyamuk adalah sebagai berikut: Telur -> jentik-jentik -> pupa -> nyamuk dewasa

2. Urutan metamorfosis kupu-kupu

Daur hidup kupu-kupu dimulai dari telur. Ketika menemukan tempat yang cocok, kupu-kupu betina segera bertelur. Telur kupu-kupu akan dilekatkan pada daun. Setelah beberapa hari, telur-telur itu menetas menjadi ulat. Ulat-ulat itu memakan daun-daunan sehingga tubuhnya menjadi besar. Setelah itu, ulat mencari tempat untuk berdiam diri dalam waktu yang cukup lama. Ulat dapat membuat kepompong dari air liurnya. Air liur ini dapat mengeras membentuk benang-benang. Ulat membungkus tubuhnya dengan benang-benang tersebut membentuk kepompong. Dari tahap kepompong itulah dari hari ke hari tubuh ulat itu berubah/menjadi makhluk hidup dengan bentuk baru yaitu kupu-kupu.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis Kupu-kupu

Dari uraian di atas dapat disimpulkan urutan metamorfosis pada kupu-kupu adalah sebagai berikut: Telur -> ulat -> kepompong -> kupu-kupu dewasa

3. Urutan daur hidup lalat

Urutan daur hidup lalat berasal dari telur. Telur lalat menetas menjadi belatung. Bentuk belatung seperti cacing kecil. Belatung dapat merayap ke mana-mana dan kemudian menjadi kepompong. Setelah beberapa hari, kepompong berubah menjadi lalat. Lalat dewasa kemudian bertelur. Lalat biasanya bertelur di tempat-tempat yang kotor, seperti
di atas timbunan sampah dan kotoran. Oleh karena itu, lalat membawa kuman penyakit.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis Lalat

Dari uraian di atas dapat disimpulkan urutan metamorfosis pada lalat adalah sebagai berikut:

Telur -> larva -> pupa (kepompong) -> lalat dewasa

4. Urutan metamorfosis katak

Katak betina yang dewasa pada umumnya bertelur di dalam air, setelah mengeluarkan telur tersebut akan menetas setelah 10 hari yang akan datang. Kemudian telur katak menetas, telur katak tersebut menetas menjadi berudu dan berudu ini hidup di air selama 2 hari. Setelah 2 hari, berudu akan mempunyai insang luar yang berbulu yang berfungsi untuk bernapas. Ketika sudah berumur 3 minggu, insang berudu akan tertutup kulit. Menjelang 8 (delapan) minggu umurnya, kaki belakang berudu akan terbentuk kemudian membesar dan akan di ikuti dengan munculnya kaki depan.

Pada saat umur 12 minggu, kaki depannya mulai terbentuk. Insang tidak lagi berfungsi lagi dan ekornya menjadi pendek serta bernapas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota badannya sempurna, katak tersebut akan berubah menjadi katak dewasa dan kembali berkembang-biak.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis Kayak

Uraian di atas dapat disimpulkan bahwa urutan metamorfosis pada katak adalah sebagai berikut: Telur -> berudu (kecebong) -> katak berekor -> katak dewasa

b. Metamorfosis Tidak Sempurna

1. Urutan metamorfosis kecoak

Urutan daur hidup pada kecoak juga diawali dengan telur.

Telur kecoak berselubung. Setelah dibuahi induk jantannya, telur akan menetas menjadi kecoak muda.

Bentuk kecoak muda tidak jauh berbeda dengan kecoak dewasa. Bedanya, kecoak muda tidak bersayap. Selanjutnya,

kecoak muda tumbuh menjadi kecoak dewasa yang bersayap.

Kecoak dewasa kemudian bertelur lagi begitu seterusnya. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa urutan
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis Kecoak

metamorfosis pada kecoak adalah sebagai berikut:

Telur -> nimfa -> kecoak dewasa

2. Urutan metamorfosis capung

Telur capung dewasa biasanya meninggalkannya di kedangkalan sungai, danau atau kolam. Selanjutnya capung menetas larva/tempayak, larva capung pun akan hidup dan berkembang di dasar perairan danau, sungai atau kolam di mana capung itu meneteskannya. Larva/tempayak capung juga di sebut dengan nama kini-kini, Kini-kini bernapas dengan menggunakan insang di dalam air. Selama proses/fase ini, larva /tempayak capung akan mengalami perubahan dengan sering terjadi pergantian kulit hingga mengalami metamorfosis dan berubah menjadi nimfa. Kebanyakan siklus hidup capung terjadi dalam bentuk nimfa (bisa hingga 4 tahun lamanya).

Selanjutnya pertumbuhan terjadi secara sempurna, pada cuaca yang tepat, nimfa tersebut akan keluar dari air setelah itu nimfa akan mencari tumbuhan atau bebatuan untuk bermetamorfosis menjadi capung muda. Nimfa kemudian mengelupaskan kulit lamanya dan akan berubah bentuk menjadi capung muda. Capung muda inilah yang nantinya akan berkembang menjadi capung dewasa.
Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna
Metamorfosis capung
Sumber gambar: Hewanpedia.com

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa urutan metamorfosis pada capung adalah sebagai berikut: Telur -> larva -> nimfa -> capung.

Itulah penjelasan mengenai daur hidup hewan: metamorfosis sempurna dan tidak sempurna semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca Terima kasih.

0 Response to "Daur Hidup Hewan : Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel